Kenali Tanda-Tanda Si Kecil Lapar Yuk, Moms!

tanda bayi lapar

Bukan rahasia deh Moms kalau kita lapar tuh bawaannya emosi. Sama halnya seperti Si Kecil. Karena Si Kecil belum bisa bicara maka tanda bayi lapar yang biasanya orangtua kenali adalah menangis.

Tapi sebenarnya bayi tidak langsung menangis ketika lapar, lho. Biasanya ia akan menangis ketika sudah sangat lapar karena tidak diberi susu atau makan. Nah kalau sampai Si Kecil menangis atau rewel dan sulit tenang maka akan sulit buat Moms memberikan susu atau makan padanya.

Makanya penting banget buat melihat tanda bayi lapar sebelum ia rewel. Perlu Moms ingat juga kalau Si Kecil yang bayi dan baru lahir umumnya menyusu 8-12 kali dalam sehari. Simak yuk apa saja tanda bayi lapar!

Ada 3 tahapan yang harus Moms kenali untuk mengetahui saat Si Kecil ingin menyusu atau makan:

Tahap awal

Tahapan awal Si Kecil sebelum rewel karena ingin menyusu atau lapar adalah:

  • Membuka mulut

Salah satu tanda utama yang menunjukkan bahwa Si Kecil mulai lapar adalah membuka mulutnya secara terus menerus. Kadang Si Kecil juga akan menjulurkan lidahnya. Jika Moms masih ragu apakah Si Kecil benar-benar lapar atau tidak, Moms bisa mencoba menyentuh bibirnya. Bila Si Kecil membuka mulut saat bibirnya disentuh maka Si Kecil memang lapar.

  • Menggerakkan badan atau terlihat gelisah

Si Kecil yang sedang merasa lapar akan tampak lebih gelisah dan sulit tidur. ia biasanya akan mulai meregangkan tubuhnya dan jadi banyak gerak. Si Kecil juga mungkin akan terbangun dari tidurnya karena ia merasa lapar.

  • Menengok kanan atau kiri

Si Kecil yang merasa lapar juga akan menggerakan kepalanya ke kanan atau ke kiri seperti sedang mencari putting susu.

  • Melihat makanan dengan gembira

Pada Si Kecil yang sudah memasuki fase MPASI, tahap lapar awal Si Kecil adalah tampak bersemangat ketika melihat makanan yang ada di sekitarnya. Ia juga akan berusaha meraih makanan yang ada di dekatnya sambal membuka mulutnya.

Tanda bayi lapar tahap aktif

Bila Moms tidak memberi Si Kecil makan atau menyusuinya maka ia akan menunjukkan tanda lapar tahap aktif:

  • Menggeliatkan badan

Ketika rasa lapar Si Kecil meningkat, Si Kecil akan semakin kuat dan sering menggerakkan badannya. Ia juga akan merentangkan tangan dan kakinya dengan tak menentu. Moms mungkin akan mendapati Si Kecil tidak nyaman dan semakin gelisah serta menarik-narik pakaian Moms.

  • Menggerutu

Siapa yang suka menggerutu juga saat lapar? Hihihi. Ternyata Si Kecil juga bisa menggerutu lho. Ia akan mengeluarkan suara seperti menggerutu dan merengek. Si Kecil yang masih bayi juga akan mengeluarkan suara seperti ingin menyusu.

  • Melakukan gerakan menghisap

Tanda bayi lapar selanjutnya adalah melakukan gerakan menghisap dengan mulut atau lidahnya. Tak jarang juga Si Kecil akan menghisap jari atau tangannya.

Tanda bayi sudah sangat lapar

Saat Si Kecil sudah sangat lapar, ia akan menunjukkan tanda seperti:

  • Menangis

Seperti yang sudah kita bahas di awal nih Moms, Si Kecil akan menangis ketika ia merasa lapar. Moms akan mengenali perbedaan tangisan Si Kecil ketika ia lapar, lelah, atau merasa sakit. Misal tangisan ketika lapar akan terdengar pendek dan bernada rendah. Atau tangisan karena lapar akan bertambah kencang dan nyaring.

  • Mengentakkan badan

Si Kecil yang merasa lapar akan mengentakkan badannya. Karenanya Moms harus coba menenangkan Si Kecil terlebih dahulu sampai tangisannya berhenti. Ketika ia sudah tenang, baru Moms bisa segera menyusuinya.

  • Wajah dan kulitnya memerah

Karena menangis terus-menerus bahkan mengentakkan badan, wajah dan kulit Si Kecil bisa memerah. Kalau sudah begini Moms harus segera memberinya makan atau menyusui.

 

Nah dengan mengenali tanda bayi lapar, Moms juga akan lebih tenang saat Si Kecil tiba-tiba rewel. Mengenali tanda-tandanya juga butuh waktu jadi santai saja, Moms. Semangat terus!

 

Artikel lainnya baca di sini, Moms. Jangan lupa untuk mengunjungi Official Store Dialogue Baby!

Kenali Tanda-Tanda Si Kecil Lapar Yuk, Moms!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kembali ke Atas
error: Content is protected !!