Ayah, Bayi, Ibu

Mitos Soal Menggendong? Cek Faktanya Yuk, Moms!

Menggendong Si Kecil bisa jadi kegiatan yang bermanfaat, Moms. Beberapa studi menyebutkan menggendong bayi dapat mengatur detak jantung, suhu tubuh, pernapasan, bahkan membangun bonding antara Moms dan Si Kecil. Namun pernahkan Moms mendengar mitos menggendong?

Moms pasti enggak asing dengan menggendong Si Kecil terlalu sering dapat membuatnya “bau tangan”? Hmm simak dulu yuk mitos dan fakta seputar menggendong berikut ini:

  1. Bayi menjadi “bau tangan” jika sering digendong

Ungkapan “bau tangan” merujuk pada manja atau selalu minta digendong terus menerus. Namun faktanya, seperti yang dikutip dari Livingstrong bahwa frekuensi menggendong tidak menimbulkan sifat manja Si Kecil.

Sebaliknya, bayi yang sering digendong akan berkurang frekuensi menangis atau rewelnynya karena ia akan merasanya aman dan nyaman. Perasaan inilah yang akan membuat Si Kecil jadi percaya diri dan tidak takut.

  1. Menggendong bayi membuatnya terlambat berjalan

Banyak anggapan bahwa bayi yang sering digendong akan mengalami keterlambatan berjalan karena ia cenderung nyaman digendong daripada berjalan sendiri. Faktanya, idealnya bayi pada usia 9 bulan ke atas akan senang berjalan. Ia juga akan senang menggerakkan kakinya saat ia digendong.

  1. Bayi akan cengeng karena terlalu banyak digendong

Kalau mitos menggendong yang satu ini, pasti banyak yang sudah tahu? Bahwa kebiasaan menggendong akan membuat Si Kecil cengeng. Ketika ditaruh ia akan menangis dan minta digendong kembali. Hmm.. Menurut jurnal Parenting International, bayi baru lahir yang sering digendong justru jarang menangis.

Barulah ketika 6 bulan, Moms bisa mengurangi frekuensi menggendong untuk melatih Si Kecil menenangkan dirinya sendiri. Moms hanya perlu mengecek kebutuhannya seperti mengganti popok yang kurang nyaman atau menyusui ketika Si Kecil haus.

  1. Menggendong membahayakan tulang belakang Si Kecil

Faktanya menggendong bayi terlalu lama tidak akan berbahaya bagi tulang belakangnya. Menggendong dengan posisi yang salahlah yang dapat membahayakan tulang belakangnya. Bahkan sebenarnya ayi dengan kondisi tubuh sehat dapat menanggung semua posisi menggendong. Justru Moms yang berisiko mendapat gangguan tulang belakang ketika terlalu lama menggendong Si Kecil dengan posisi yang salah.

Menggendong memiliki banyak manfaat lho Moms. Bila Moms khawatir menggendong akan membuat Moms pegal atau Si Kecil tak nyaman, Moms bisa menggunakan gendongan Dialogue Baby dengan kualitas premium untuk mengurangi pegal dan tetap membuat Si Kecil nyaman!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *