manfaat-penggunaan-hipseat
Ayah, Bayi, Ibu

Hipseat: Sejarah, Cara, dan Hal Yang Harus Diperhatikan

Penggunaan hipseat atau gendongan kangguru sudah banyak digunakan oleh Moms dan Dads yang baru menjadi orangtua. Hipseat menjadi elemen yang tidak boleh dilupakan saat membeli perlengkapan bayi untuk menunjang pengasuhan Si Kecil. Lalu dari mana sejarah menggendong? Apa manfaatnya? Simak yuk!

 

Sejarah Budaya Menggendong Bayi

Beberapa bulan setelah dilahirkan, Si Kecil yang masih bayi akan beradaptasi dengan lingkungan.

Menggendong bayi dengan gendongan merupakan kegiatan tradisional yang biasanya dilakukan oleh orangtua Non-Western. Dengan gendongan, Moms bisa melakukan aktivitas lain agar Si Kecil tidak menangis dan juga menyusui. Meski jarang dilakukan di negara-negara Barat, pemakaian gendongan untuk menjaga bayi menjadi populer.

Akhirnya penggunaan hipseat mulai mendunia dalam dunia parenting. 

Cara Menggendong Bayi

Menyambut kelahiran Si Kecil, kadang suka bingung nggak Moms seperti soal menggendong? Menurut penelitian, berikut cara mempelajari menggendong bayi Moms:

  1. Memilih metode menggendong yang sesuai dengan umur Si Kecil
  2. Si Kecil harus bertumpu pada bokongnya dengan kaki yang terbuka, disebut dengan posisi “katak”
  3. Punggungnya harus ditekuk atau tidak tegap, dan kepalanya harus bersandar pada dada Moms.
  4. Selalu gendong si Kecil menghadap abdomen (perut) Moms atau di punggung.
  5. Posisikan Si Kecil memandang ke luar melihat lingkungan
  6. Jika punggung Moms terasa sakit, Moms bisa membetulkan posisi gendongan
  7. Practices makes perfect, akan dibutuhkan penyesuaian yang membutuhkan waktu ya Moms
  8. Jika Si Kecil tegang atau membungkukkan tubuh saat menyusui, Moms bisa menggendongnya sambil bergerak atau bergoyang pelan

manfaat-penggunaan-hipseat

Tak perlu berkecil hati bila berkali-kali merasa pegal ya, Moms. Menggendong memang perlu latihan serta alat yang benar. Gendongan Hipseat Dialogue Baby bisa jadi pilihan, lho.

 

Keuntungan Menggunakan Gendongan

Menggendong bayi terbukti mengurangi frekuensi menangis dan colic (sakit perut karena gas pencernaan). Berdasarkan studi tahun 1986 pada 99 ibu dan bayi menunjukkan bahwa bayi yang digendong setidaknya 3 kali sehari berkurang frekuensi menangis dan rewelnya hingga 43% di siang hari dan 51% di malam hari. Hmmm menarik ya, Moms.

Tidak hanya itu, menggendong bayi meningkatkan perkembangan kognfitif dan berbicara karena Si Kecil jadi lebih sering terekspos pengalaman baru dan percakapan bersama Moms. Untuk Moms yang terkendala sedikit ASI, menggendong bayi akan menstimulasi hormon Moms lewat interaksi kulit dengan kulit sehingga muncul reaksi saling memahami.

Artinya. akan terjadi bonding dalam aktivitas menggendong Si Kecil.

 

Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli Gendongan Hipseat

Menurut dr. Irna Cecilia dari Alodokter, hal penting saat membeli gendongan adalah memastikan apakah gendongan yang Moms pilih memfasilitasi posisi kaki yang aman serta memiliki sanggahan kepala. Selaras dengan penilitian dari Journal of Nursing and Health Science di atas tentang cara menggendong bayi, gendongan yang Moms pilih mesti mensupport posisi “katak”. Yakni saat kaki Si Kecil bertumpu pada bokongnya dengan kaki yang melebar.

Moms tidak boleh memaksakan kakinya untuk lurus sebab akan memicu gangguan tulang. Namun apabila kaki Si Kecil belum lurus, jangan dipaksa juga untuk membuka lebar.

manfaat-penggunaan-hipseat

Waktu Yang Tepat Untuk Memakai Hipseat

Moms yang baru saja menyambut kelahiran Si Kecil kadang sering bingung kapan sebenarnya Si Kecil boleh memakai gendongan. Moms bisa menggunakan Dialogue Baby Gendongan Samping saat umurnya baru lahir hingga berumur sekitar 3 bulan. Pada usia ini, tulang belakang Si Kecil masih berbentuk C (convex curve) sehingga belum bisa menyanggah kepalanya. Pemakaian gendongan samping akan memudahkannya beradaptasi dengan dunia serta memudahkan Moms untuk menyusui.

manfaat-penggunaan-hipseat

Gendongan hipseat baru dapat digunakan saat bayi berumur 4-6 bulan, yakni umur di mana Si Kecil sudah bisa menopang kepalanya karena otot-otot lehernya sudah cukup kuat. Karenanya Gendongan Hipseat Dialogue Baby diperuntukkan bagi Si Kecil yang berumur 6 bulan atau lebih karena sudah kuat menopang kepalanya dan kakinya bisa membuka lebar.

 

Nah, sekarang sudah makin paham kan Moms soal penggunaan hipseat. Seperti sejarahnya, gendongan hipseat dapat membantu aktivitas Moms mengerjakan pekerjaan dan mengasuh Si Kecil. Keren, ya?

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *